Ditetapnya 5 Tersangka Dalam Tragedi Rantau Panyang, Sanusi Madli : Polisi Harus Adil

Senin, 30 April 2018 | 20.37 WIB

Bagikan:
Foto : Sanusi Madli ketua Lemkaspa Aceh Timur

DAILYACEH.COM,Aceh Timur | Pasca Tragedi Ranto Peureulak, pihak Kepolisian Resort Aceh Timur telah menetapkan lima orang tersangka, termasuk kepala desa dan ketua pemuda setempat, Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik (Lemkaspa) Aceh Timur, Sanusi Madli menilai langkah polisi belum sesuai dengan azas keadilan.

"Kami berharap aparat dapat berlaku adil dalam mengusut kasus yang telah menelan banyak korban jiwa ini, bukan hanya  dari kalangan masyarakat, aparat desa, tetapi dari kalangan aparat keamanan juga perlu ditindak jika ada yang terbukti terlibat," ungkap Sanusi di Idi Rayeuk (30/4/2018).

Sanusi melanjutkan, Sangat sulit kita pahami, jika aparat tidak tau tentang pertambangan tersebut, maka indikasi pembiaraan itu harus diusut.

"Tanpa ada dukungan dari semua lini, masyarakat tidak akan berani bekerja sendiri, maka jika ingin mengusut, siapapun yang terlibat harus di proses, sayang masyarakat yang menjadi korban," tambah mantan Ketua DPM Unsyiah ini.

Kepolisian harus transparan dalam mengusut dan mengembangkan kasus tersebut, sehingga tidak ada yang dirugikan, "transparansi itu penting, supaya tidak menimbulkan kecurigaan dikalangan masyarakat, dan penegakan hukum harus benar benar adil," kata Sanusi.

Sanusi berharap, pemerintah pun harus bersikap bijak dalam menyelesaikan persoalan ini, baik pemerintah kabupaten maupun provinsi, Jangan sampai langkah pemerintah merugikan masyarakat. 

"Mudah mudahan persoalan ini cepat selesai, bijak dan masyarakat tidak dirugikan, duka mereka sudah cukup dengan kehilangan keluarga tercinta," tutup Sanusi.
Bagikan:
KOMENTAR