Heboh, Video Walikota Langsa Sebut Perawat Binatang

Kamis, 19 April 2018 | 01.39 WIB

Bagikan:


DAILYACEH.COM,Banda Aceh | Sikap seorang pemimpin seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat luas namun entah kenapa seorang Walikota bisa latah dan gegabah dalam menanggapi permasalahan yang belum tentu benar

Atas hal tersebut Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geumaseh sangat menyayangkan atas sikap yang di tunjukkan oleh Usman Abdullah Walikota Langsa yang latah dan gegabah sehingga memarahi para perawat yang sedang melaksanakan tugas di RSUD Kota Langsa.

“Seharusnya sebagai Walikota beliau harus mampu mencerminkan seorang pemimpin yang bijak terhadap rakyatnya dengan memanggil pihak yang terlibat baik pelapor dan terlapor untuk mencari duduk perkara yang jelas. Kalau penyelesaian masalah arogan seperti ini tidak mencerminkan beliau seorang walikota,” Ungkap Faidhil selaku Ketua LSM Geumaseh yang bergerak dibidang Advokasi Kebijakan Kesehatan dan Edukasi Kesehatan.

Menurutnya sebagai Tenaga Kesehatan, Perawat juga punya hak untuk membela diri dari setiap tuduhan yang dialamatkan kepadanya, bukannya menyelesaikan masalah tetapi Usman Abdullah (Walikota Langsa) malah terkesan hanya mendegar sepihak dan menanggapinya secara arogan.

“Setiap statement menunjukkan karakter, kata-kata walikota terhadap tenaga kesehatan tersebut sungguh diluar kata-kata bijaknya seorang pemimpin. Sangat tidak etis seorang pemimpin mengeluarkan kata-kata binatang dan kurang ajar di depan tenaga kesehatan yang sedang bekerja, apalagi kondisinya di depan umum, sudah bukan teguran melainkan pembunuhan karakter,” Ujar Faidhil.

Faidhil menyampaikan selaku Walikota Langsa Usman Abdullah secara terbuka harus meminta maaf kepada Tenaga Kesehatan terutama Perawat khususnya Perawat di Kota Langsa dan Aceh serta Indonesia pada umumnya. Ia juga harus bertanggung jawab atas statement yang merendahkan salah satu profesi Tenaga Kesehatan tersebut,tutur Faidhil.[*]
Bagikan:
KOMENTAR