JAMAN Aceh Desak Menteri BUMN Pecat Direksi Semen Indonesia

Senin, 23 April 2018 | 22.37 WIB

Bagikan:

Foto : Fakrurrazi Ketua harian Jaman Aceh

DAILYACEH.COM,Banda Aceh | Ketua Harian Jaringan Kemandirian (JAMAN) Aceh, Fakrurrazi, meminta Menteri BUMN memberhentikan seluruh Direksi Semen Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Semen Indonesia (persero) TBk yang akan berlangsung pada 30/4 nanti di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

JAMAN Aceh menilai, direksi Semen Indonesia saat ini telah gagal dalam melaksanakan tugasnya sebagai oprator perusahaan plat merah tersebut, begitu Direksi ini di lantik tahun lalu, mereka langsung menghentikan proyek pembangunan Pabrik Semen Indonesia di Aceh yang sedang berjalan.

“Langkah direksi Semen Indonesia ini tidak sejalan dengan nawa cita Presiden Jokowi yang membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor  strategis ekonmi domestic,” Kata Razi.

Menurut Razi, keberadaan pabrik semen di Kabupaten Pidie akan sangat memberikan dampak positif bagi Aceh, banyak tenaga kerja yang terserap sehingga mengurangi angka pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarkat lingkar pabrik, dan dalam jangka panjang adalah menjadikan Aceh madiri dalam kebutuhan semen yang sering terjadi kelangkaan di Aceh.

 “Pabrik semen di Aceh sudah menjadi impian dan harapan masyarakat dan Aceh, karena banyak sektor akan membaik dengan adanya pabrik semen” ujarnya.

Lebih lanjut Razi mengatakan, dengan kapasitas pabrik 3,2 juta ton/tahun tentu bukan hanya Aceh yang terpenuhi kebutuhan semen, tapi juga dapat memasok ke daerah lain, dan tentu ini akan membawa dampak yang baik bagi provinsi Aceh karena akan mendapatkan PAD yang besar, dan juga perputaran dana Corparate Social Responsibility (CSR) juga akan ikut memberdayakan ekonomi masyarakat di Aceh, khusunya yang ada di lingkar pabrik.

Razi juga menilai, kebijakan direksi Semen Indonesia menghentikan pembangunan pabrik semen di Aceh tidak masuk akal dan tidak sejalan dengan semangat nawa cita Presiden Jokowi,.

“kami dari JAMAN Aceh menilai, penghentian pembangunan pabrik semen di Aceh sangat tidak masuk akan dan bertentangan dengan Nawa Cita Pak Jokowi, untuk itu kami akan segera akan surati Menteri BUMN dan Presiden agar mempertanyakan alasan penghentian pembanguna pabrik semen ini di Aceh dalam RUPS Tahunan pada 30/4 nanti, apalagi laporan keuangan PT Semen Indonesia Aceh (SIA) sebagai anak perusahaan patungan dari Semen Indonesia sampai sekarang belum di sahkan  dalam RUPS PT SIA, ” Pungkasnya.[*]

Bagikan:
KOMENTAR