Sidang Bacaan Tuntutan Pimpinan Azizi Di Tunda, CJU Aceh Barat Kecewa

Selasa, 10 April 2018 | 19.39 WIB

Bagikan:
Foto : Puluhan Calon Jamaah Umrah datangi kantor PN Meulaboh

DAILYACEH.COM,Aceh Barat | Sekitar 70 Calon Jamaah Umrah (CJU) di Aceh Barat mendatangi pengadilan Negeri ( PN) Meulaboh untuk mendengar langsung tuntutan yang akan di bacakan oleh jaksa terhadap terdakwa pimpinan Azizi Aceh Barat yakni Cut Mega Putri, selasa (10/4/2018).

Para calon jamaah umrah yang merupakan korban PT. Azizi Aceh Barat ini sudah datang sejak pukul 9.00 WIB, dan sebelum sidang di mulai para CJU ini melaksanakan doa bersama yang dilakukan di depan Pengadilan Negeri (PN)  Meulaboh. 

Dari amatan wartawan, aksi tersebut dilakukan jelang pelaksanaan sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kajari di PN setempat. 

Hamdani pendamping CJU ke media ini mengungkapkan terdakwa Hj Cut Mega Putri pimpinan Azizi di Meulaboh telah melakukan kasus dugaan penipuan terhadap164 calon umrah beberapa waktu yang lalu dan sekira pukul pukul 11.00 WIB bbaru tiba di pengadilan dari LP Meulaboh tempat selama ini ia ditahan.

Lanjutnya, setelah Hj Cut Mega Putri keluar dari mobil tahanan, para Jamaah yang di dampingi oleh OBH Yayasan Advokasi Rakyat Aceh perwakilan Aceh Barat langsung masuk ke dalam lokasi Pengadilan sambil menunggu jadwal sidang.  Namun sidang yang di jadwalkan pagi tersebut baru di mulai sekitar Jam 14.00  Wib para calon Jamaah Umrah ini tidak pulang tetap setia menunggu sampai sidang di buka, ungkap Hamdani.

Dan setelah menunggu begitu lama, para jamaah akhirnya masuk ke ruangan sidang untuk mendengar tuntutan yang akan dibacakan. Akan Tetapi begitu sidang di buka oleh Hakim yang dipimpin Said Hasan SH dan Hakim anggota M. Taher SH dan T. Latiful SH yang turut hadir JPU kajari Aceh barat dan PH terdakwa. Namun pihak JPU meminta waktu kepada majelis hakim agar sidang tersebut di tunda dulu dengan alasan belum siap tuntutannya. 

Selanjutnya akibat penundaan pembacaan tuntutan para calon jamaah umrah yang hadir dalam ruang sidang merasa kecewa karena sudah menunggu begitu lama tapi kenapa di tunda dan sempat juga para calon jamaah ini tidak mau pulang dan tak henti-hentinya mereka mengatakan kambalikan uang kami.

" kami ingin uang kembali, tolong pak Hakim dan pak jaksa suruh si Mega untuk mengembalikan hak kami," ucap salah satu korban penipuan.

Dan akibatnya para calon jamaah umrah merasa kecewa atas penundaan pembacaan tuntutan dan sidang kembali di lanjutkan pada hari jum'at 13 April 2018,tutur Hamdani.

Untuk diketahui sebanyak 37 dari 164 calon jamaah umrah sebelum melaporkan kasus penipuan ini ke Polres Aceh Barat karena tidak jelas keberangkatan ke Tanah Suci selama dua tahun terakhir. Dan calon jamaah umrah tersebut mengaku telah menyetor ke Azizi Meulaboh dari Rp 15 juta - Rp 22 juta/orang dan di perkirakan kerugian mencapai Rp 3 miliar lebih.[]

Bagikan:
KOMENTAR