Usulan Beasiswa Santri 2019 Di tolak Provinsi,Ketua DPRK Aceh Jaya Juga Ikut Kecewa

Kamis, 26 April 2018 | 14.52 WIB

Bagikan:
Foto : Musliadi Z Ketua DPRK Aceh Jaya

DAILYACEH.COM,Aceh Jaya | Pasca di tolaknya usulan beasiswa santri yang di ajukan Pemerintah Aceh Jaya oleh Provinsi melalui dana Otsus tahun 2019, Dewan Perwakilan Rakyat ( DPRK) Aceh Jaya timbul rasa kekecewaan yang mendalam terhadap penolakan usulan dana tersebut.

Kekecewaan yang mendalam tersebut di sampaikan oleh Musliadi Z Ketua DPRK Aceh Jaya di sela sidang rapat paripurna penyampaian LKPJ oleh Bupati yang bertempat di ruang rapat kantor DPRK setempat,kamis 26/4/2018.

Menurut Musliadi Z, ia selaku Ketua DPRK sangat kecewa atas penolakan usulan yang diajukan oleh Pemerintah Aceh Jaya tentang Beasiswa santri yang di tolak oleh Provinsi melalui Dinas Pendidikan Dayah tahun 2019 dengan alasan tidak sesuai dengan juknis Peraturan Gubernur Aceh.

Ia menyampaikan dengan adanya penolakan usulan ini, selaku pribadi dan umumnya pihak legislatif Aceh Jaya sangat kecewa apa yang telah di lakukan oleh Pemerintah Provinsi karena program beasiswa santri ini merupakan salah satu program yang sangat bagus untuk mencerdaskan anak bangsa dalam agama, apalagi yang didalam pesantren tersebut banyak sekali anak-anak dari masyarakat miskin yang menimba ilmu.

“ Beasiswa santri yang di tolak oleh Provinsi,kami atas nama DPRK sangat kecewa”, kata Musliadi Z.

Dan dikatakannya untuk menciptakan generasi kedepan dalam provinsi syariat kalau bukan dengan pendidikan dayah jauh kemungkinan bisa terserap, hal itu bukan hanya di Aceh Jaya tapi di seluruh kabupaten dalam Provinsi Aceh, karena dengan adanya Beasiswa santri sehingga bisa meringankan sedikit tanggungan orang tua dalam pembiayaan di pondok pesantren dan juga membantu untuk mencerdaskan bangsa dibidang ilmu agama.

Ia mengharapkan kepada ketua DPRA dan Gubernur Aceh supaya bisa membuka hati nuraninya supaya dana Otsus yang saat ini di pegang oleh provinsi untuk bisa dikembalikan kembali ke Kabupaten dan kota di Aceh agar segala program yang telah rencanakan bisa berjalan sesuai dengan keinginan masyarakat, tutur Musliadi Z. [ Ad]




Bagikan:
KOMENTAR