Usai Diterjang Banjir, Warga Gampong Gunci Minta Jembatan Baru

Kamis, 24 Mei 2018 | 19.40 WIB

Bagikan:
Foto : siswa sedang melintas di jembatan rusak

DAILYACEH.COM,Aceh Utara | Warga di Gampong Gunci, Kecamatan Sawang meminta Pemkab Aceh Utara segera membangun jembatan di Dusun Alue Meuh. Pasca diterjang banjir, Rabu malam (16/5/2018), kini jembatan dari pohon pinang tersebut berubah menjadi jembatan darurat tiga bilah kayu.

Arajab, 30, salah seorang warga Gunci,Rabu (23/5/2018) menuturkan, pasca banjir jembatan di Dusun Alue Meuh kondisi jembatan mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui oleh para masyarakat. 

“Di situ memang tidak ada jembatan permanen yang dibuat pemerintah. Itu hanya swadaya masyarakat saja, dibuat dari pohon pinang yang dikat-ikat,” ujarnya.

Tambahnya, akses masyarakat hanya melalui jembatan itu, baik dari dusun induk atau masyarakat seberang yang berbelanja ke dusun induk. Lebih memprihatinkan lagi adalah jembatan itu dilalui oleh anak-anak sekolah SD dan SMP dari Dusun Aleu Meuh ke Dusun Paya Rubek.

Ketua Asosiasi Geuchik Aceh Utara (Asgara) Kec. Sawang, Fuadi, meminta pemerintah setempat segera mengalokasi dana tanggap darurat untuk membangun jembatan itu. Menurutnya keberadaan jembatan sekitar 25 meter itu sangat mendesak untuk pendidikan, akses petani, akses kesehatan, pasar dan roda pembangunan.

“Sudah saya konfirmasi dengan kepala desa di sana. Jumlah penduduk di Dusun Alue Meuh seberang jumlahnya mencapai 150 KK. Jembatan itu sangat vital sekali kebutuhannya. Jembatan urusannya langsung dengan nyawa manusia,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, banjir kiriman melalui sungai Gunci pada Rabu malam lalu menerjang berbagai fasilitas seperti bronjong dan badan jalan amblas, jembatan serta puluhan rumah masyarakat terendam.[*]
Bagikan:
KOMENTAR