Rafli Kande Ajak Makmurkan Mesjid Melalui Syair Lagu

Kamis, 07 Juni 2018 | 04.23 WIB

Bagikan:
Foto : Rafli Kande (istimewa)

DAILYACEH.COM,Jakarta|Terinspirasi dari pernyataan wakil presiden RI Muhammad Jusuf Kalla pada saat acara buka puasa beberapa waktu lalu, JK  (Sapaan akrap M Jusuf Kalla) yang merupakan Ketua Pembina Dewan Mesjid Indonesia (DMI)  menyatakan bahwa "mari makmurkan mesjid maka mesjid akan memakmurkan kita".

Staf ahli wakil presiden Prof. Munawar Fuad yang merupakan teman dekat Rafli Kande mengatakan kepada Rafli Kande untuk mengaransemen lagu Makmurkan Mesjid. Menyambut amanah itu, Rafli Kande menghadirkan sebuah lagu dengan judul Makmurkan Mesjid.

Lagu tersebut dilaunching langsung oleh menteri koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PMK  Puan Maharani dan Wakapolri pada acara silaturrahmi kebangsaan, tokoh dan pemimpin organisasi keagamaan yang digelar dilaksanakan di Jakarta, Rabu (06/06/2018). Acara tersebut dilaksanakan oleh kementerian PMK bekerjasama dengan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) dan Generasi Harmoni Indonesia (GMI).

"Alhamdulillah, tadi kita sudah launching saat acara berbuka puasa.
Bagi kita lagu ini paling tidak, secara maksud dan tujuan bagaimana mengembalikan mesjid sebagai ruh persatuan, menjadi ruh kebangkitan ummat spirit kebaikan islam,"ungkap Seniman Aceh, Rafli Kande.

Paling tidak, kata Rafli, kita berharap mesjid tempat bercerita persoalan-persoalan bangsa dengan landasan kasih dan sayang.

"Mari makmurkan mesjid, mesjid makmurkan kita, itulah yang disampaikan pemimpin bijak Muhammad Jusuf Kalla.  Mari berjihad untuk kemakmuran, mari berjihad untuk persatuan, mari berjihad untuk keadilan, demi kasih sayang. Bangkitlah masa kejayaan untuk Indonesia dan dunia, bangkitlah masa keemasan untuk Indonesia dan dunia," sebut Rafli menyanyikan lirik lagu tersebut.

Nah, kata Rafli, berikutnya nanti akan dipilih duta-duta mesjid di tiap-tiap provinsi.

"Lagu ini nantinya akan ditranslate ke berbagai bahasa, baik itu bahasa Arab, Turki, China dan Inggris dan bahasa lain yang ada di dunia. Pertama kalinya nanti  kita akan sosialisasikan lagu ini ke seluruh indonesia regional dan bahkan internasional. Kenapa ada penyebutan nama Bapak Jusuf Kalla, ini sebagai bentuk apresiasi kita kepada beliau yang sudah melakukan sebuah ikhtiar mengembalikan peradaban santun nusantara dalam bingkai islam yang lembut, teduh dan rahmatan lil 'alamin," ujar Rafli anggota Komite III DPD RI yang juga membidangi persoalan agama, pendidikan kebudayaan dan pariwisata.[ril]
Bagikan:
KOMENTAR