KMAB Akan Gelar Aksi Damai Tuntut KPK Kembalikan Irwandi Yusuf

Minggu, 08 Juli 2018 | 00.10 WIB

Bagikan:
Foto : KMAB gelar konferensi pers di Banda Aceh, Sabtu (7/7).
DAILYACEH.COM,Banda Aceh | Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengembalikan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf ke posisi semula. KMAB bahkan mengagendakan untuk menggelar aksi damai, demi mewujudkan keinginan masyarakat Aceh.
Tuntutan tersebut disuarakan Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) melihat Irwandi Yusuf telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.
Gubernur non aktif Aceh tersebut ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (3/7/2018) malam. Kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (4/72018) malam di gedung KPK, Jakarta.
Selain menuntut dikembalikannya Irwandi Yusuf ke posisi Gubernur Aceh, KMAB juga mengutuk Kapolda Aceh yang dinilai tidak mampu memberi pengamanan terhadap Irwandi Yusuf saat diboyong pihak KPK.
Mereka mengutuk Kapolda Aceh karena Irwandi Yusuf saat dibawa KPK menggunakan Barakuda layaknya seperti seorang teroris.
“Kami mengutuk keras Kapolda Aceh tidak mampu memberikan pengamanan terhadap Gubernur selaku pimpinan tertinggi Bangsa Aceh,” kata Ketua KMAB Fahmi Nuzula dalam konferensi pers di Banda Aceh, Sabtu (7/7/2018).
“Ini perlu kami tekankan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Kami membuat perhitungan karena kami tidak ingin seorang pimpinan Aceh di perlakukan semena-mena,” tegasnya.
Fahmi menambahkan, pihaknya yang terhimpun dalam Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu tetap menghargai proses hukum yang sedang dijalani Irwandi Yusuf. “Mengenai proses hukum, kami dari Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) siap mematuhinya sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Namun demikian, kata Fahmi, pihaknya tetap bersikeras pada satu prinsip yaitu meminta KPK untuk mengembalikan Gubernur non aktif Aceh Irwandi Yusuf ke pelukan masyarakat Aceh.
“Kami tetap pada satu prinsip, yaitu Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di kembalikan ke Aceh atau minimal diberikan penangguhan penahanan terhadapnya,” ujar Fahmi.
Dalam konferensi pers tersebut, KMAB juga menyampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia, bahwa mereka siap mengerahkan massa untuk melakukan aksi damai mendukung Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.
“Namun ini adalah aksi damai, kami tetap menuntut Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bapak Bupati Bener meriah Ahmadi di kembalikan ke Aceh,” kata Fahmi.
“Dengan reaksi masyarakat Aceh yang hadir pada aksi nantinya, kita akan membubuhkan tanda tangan di kain putih sebagai nota kesepakatan dimana masyarakat Aceh mampu memberi jaminan kepada KPK bahwa Irwandi Yusuf tidak akan lari dari proses hukum dan menghilangkan barang bukti,” imbuhnya.(Red) 
Bagikan:
KOMENTAR