Mendagri Tunjuk Nova Iriansyah Plt Gubernur Aceh Dan Syarkawi Plt Bupati Bener Meriah

Kamis, 05 Juli 2018 | 21.25 WIB

Bagikan:

Foto : Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia


DAILYACEH.COMJakarta | Mendagri Tjahjo Kumolo menunjuk pelaksana tugas (Plt) Gubernur dan Plt Bupati daerah tersebut pasca penetapan Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap ijon proyek yang dibiayai dana Otonomi Khusus (otsus).
" Hari ini saya sudah teken Wakil Gubernur sebagai penjabat Gubernur, Wakil Bupati sebagai menjabat Nupati sampai berkekuatan hukum tetap karena kedua beliau ini tidak bisa menjalankan fungsi pemerintahan yang sedang dalam proses KPK,” ujar Tjahjo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 5 Juli 2018.
Wakil Gubernur Aceh yang menjadi Plt gubernur, Nova Iriansyah. Sedangkan Plt Bupati Bener Meriah dijabat Wakil Bupati Syarkawi.
Tjahjo menceritakan saat dirinya mengumpulkan gubernur di Hotel Borobudur, Tjahjo memberi arahan terkait integritas pemimpin daerah.
“Saya kemarin mengumpulkan gubernur hari Senin semua hadir di hotel Borobudur. Eh, yo kok Aceh masih saja,” katanya.
Tjahjo mengaku kerap berkomunikasi dengan Irwandi. Dia menyebut Irwandi sebenarnya pemimpin yang cukup ketat masalah anggaran.
“Saya kira saya orang yang cukup intensif komunikasi dengan Pak Gubernur. Beliau juga bersikeras masalah anggaran Aceh juga yang tidak mau kompromi yang ketat yang efisien, sudah, gitu, kok masih ada ini,” sebut dia.
“Tapi kalau KPK sudah OTT kan tidak hitungan jam atau hari, mungkin sudah ada telahan yang sudah lama,” imbuh Tjahjo.
Irwandi Yusuf ditetapkan KPK sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap dari Bupati Bener Meriah Ahmadi.
“Diduga pemberian oleh Bupati Bener Meriah kepada Gubernur Aceh sebesar Rp 500 juta, bagian dari Rp 1,5 miliar yang diminta Gubernur Aceh,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Rabu malam kemarin.
Duit suap Rp 500 juta diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.
Detik.com
Bagikan:
KOMENTAR