Asrama Mahasiswa Rusak Sebelum Ditempati, Ini Kata Bupati

Minggu, 23 September 2018 | 23.16 WIB

Bagikan:
Foto : Bupati dan DPRK Aceh Jaya kunjungi gedung asrama mahasiswa di Banda Aceh (23/9)

DAILYACEH.COM,Banda Aceh | Terkait gedung asrama mahasiswa Aceh Jaya yang terletak di dusun Lam Ara, Desa Rukoh Banda Aceh yang saat ini belum ditempati oleh mahasiswa membuat Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB angkat bicara. 

Irfan TB ke media ini (23/9) menyampaikan terkait gedung tersebut dirinya bersama unsur DPRK telah melakukan peninjauan langsung yang didampingi oleh ketua Ipelmaja dan pengurus dan salah seorang manajeman yayasan turki bidang pengajaran.

" kami mendapati masih banyak yang perlu dibenahi asrama tersebut, apa lagi kondisi nya banyak kaca-kaca yang sudah pecah," ungkap Irfan TB. 

Ia mengungkapkan disaat kunjungan ke komplek asrama mahasiswa tersebut juga terlihat struktur interior yang masih dalam pembenahan oleh pihak manajemen yayasan turki, dan itu sudah menjadi kewajiban dari pihak yayasan. 

Selain melihat asrama, kata Irfan TB juga mempertanyakan pada pihak yayasan kapan bisa fungsional bangunan nya dan kapan bisa mahasiswa bisa direkrut untuk bisa segera menempatinya namun pihak mereka belum bisa memastikannya waktunya karena tergantung dana yang diberikan oleh pihak yayasan di Turki, jelas Irfan TB. 

Irfan TB juga berharap agar di tahun 2019 bisa fungsional dan 2020 sudah dapat diterima mahasiswanya karena mengingat MoU sudah berlangsung cukup lama lebih kurang 5 tahun berjalan. 

Dan terakhir, Irfan TB mengatakan Asrama tersebut menurutnya salah satu gedung asrama mahasiswa yang cukup baik dan terindah dari asrama-asrama yang lain di Banda Aceh, desainnyapun luar biasa. Sehingga perlu di kawal agar segera dapat difungsikan untuk kepentingan anak-anak Aceh Jaya, apalagi program dari yayasanpun cukup bagus dalam hal memberikan yang terbaik di bidang pendidikan.

" kita akan kawal masalah ini, supaya bangunan yang berdiri megah bisa disegera ditempati oleh anak Aceh Jaya yang memangku pendidikan di Banda Aceh," cetus Irfan TB. []
Bagikan:
KOMENTAR