Belum Sempat Digunakan, Pasar Rakyat Krueng Sabee Sudah Rusak Duluan

Kamis, 13 September 2018 | 16.58 WIB

Bagikan:
Foto : Komplek pasar Rakyat Krueng Sabee di Desa Gampong Blang Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya

DAILYACEH.COM,Calang | Pasar rakyat Krueng Sabee yang terletak di komplek pasar ikan di Desa Gampong Blang Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya kini belum difungsikan oleh para pedagang setempat dan mulai ditumbuhi semak belukar. 

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber disebutkan pasar tersebut dibangun pada tahun 2016 dengan besaran anggaran mencapai Rp 5 Miliyar yang bersumber dari dana APBN dibawah Disperindagkop dan kini sudah diserahkan ke Pemkab Aceh Jaya.  

Hidayat (34) bersama dengan para pedagang ikan saat diwawancarai mengatakan pasar rakyat yang dibangun oleh pihak Pemerintah Aceh Jaya ini belum bisa digunakan, pasalnya pasar tersebut masih banyak kekurangan diantaranya fasilitas air bersih, kebersihan, drainase dan banyak lainnya yang harus diperbaiki. 

" pasar rakyat yang dibangun oleh Pemerintah sangat banyak kekurangan yang harus diperbaikinya supaya para pedagang ikan dan pedagang lainnya bisa segera menempatinya",kata Hidayat. 

Selain itu masih kata Hidayat, bangunannya juga saat ini mulai banyak yang rusak diantaranya dinding pasar retak, atap mulai bocor dan tiang penyangga pun mulai patah hampir di semua bangunan tersebut, dan seakan-akan dibangunnya pasar itu tanpa ada mamfaat kedepan.  

" ini sangat disayangkan, bangunan begitu megah namun kualitasnya kurang terjamin," terang Hidayat lagi. 

Sementara Muhammad Yunan Panglima Laot Lhok Calang saat dikonfirmasi mengungkapkan, ia sangat menyanyangkan terhadap bangunan pasar yang telah menghabiskan dana miliyaran tersebut tidak bisa difungsikan oleh para pedagang ikan di wilayah Calang saat ini. 

Ia menuturkan jika nanti pasar ini dapat difungsikan oleh para pedagang baik pedagang ikan maupun pedagang lainnya, maka ibu kota calang akan hidup dan bergairah sebagaimana pasar-pasar di kabupaten-kabupaten tetangga karena hidup kota pertama dari banyak pedagang-pedagang yang berjualan. 

Dan saat awak media menyinggung tentang bangunan pasar tersebut yang mulai retak, ia mengungkapkan ini sangat disayangkan karena dana cukup besar akan tetapi kualitasnya tidak bagus. Ia juga berharap pada dinas terkait agar bisa turun langsung untuk melihatnya ke lokasi pasar karena jika terus menerus dibiarkan bangunan yang telah menghabiskan anggaran hampir berapa miliar ini hanya sia-sia, ungkap Muhammad Yunan. 

Sedangkan Noer Ardiansyah Sekdis Disperindagkop Kabupaten Aceh Jaya saat dihubungi melalui sambungan seluler membenarkan pembangunan "Pasar Rakyat Krueng Sabee" yang berada di komplek pasar ikan di Desa Gampong Blang tersebut dibangun tahun 2016 dengan besaran anggaran sekitar Rp 5 M melalui dana APBN kala itu dan saat ini sudah diserahkan ke Pemkab Aceh Jaya. 

Ia juga menjelaskan, di tahun ini (2018) juga ada kita plot anggaran pembangunan dipasar tersebut dan kini mulai dilakukan proses pelelangan oleh pihak ULP dalam bentuk bangunan pagar pasar dan lading sky. 

Dan terkait pasar itu belum digunakan,menurut Sekdis Disperindagkop karena pasarnya belum sempurna dan insya allah sekitar bulan januari atau februari di tahun 2019 kedepan sudah bisa kita fungsikan untuk kegiatan jual beli.

" Insya Allah tahun 2019 ini, pasar tersebut sudah bisa difungsikan oleh para pedagang", ungkap Noer Ardiansyah. []
Bagikan:
KOMENTAR