Gunakan Perahu Demokrat, Iskandar Daod Putra Barsela Menuju Senayan

Sabtu, 22 September 2018 | 11.26 WIB

Bagikan:
Foto : T. Iskandar Daod Calon DPR RI

DAILYACEH.COM, Banda Aceh | Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan sebanyak 7.968 calon daftar calon tetap (DCT) DPR RI di Pemilu 2019. Keputusan tersebut berdasarkan Nomor 1129/PL.01.4-Kpt/06/IX/2018.

Diantara daftar calon tetap (DCT) tersebut terdapat nama T. Iskandar Daod, putra Barat Selatan yang selama ini sudah dua periode duduk sebagai wakil rakyat di DPR Aceh.

T. Iskandar Daod mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI melalui Partai Demokrat dengan nomor urut 5 untuk daerah pemilihan Aceh satu.

T. Iskandar Daod menambahkan tujuan dirinya maju ke senayan adalah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh dan khususnya di wilayah pantai barat selatan Aceh.

Menurutnya selama 5 tahun belakangan ini pembangunan dikawasan tersebut kurang berjalan lancar. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya putra di wilayah Barsela yang duduk di DPR-RI.

“Alhamdulillah ini adalah modal awal kita untuk untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Barsela”. Ujarnya saat diwawancarai media koranindependen.co.

T. Iskandar Daod berjanji jika dirinya terpilih menjadi salah satu anggota DPR-RI periode 2019-2024, maka dirinya akan fokus memperjuangkan Program Pro Rakyat khususnya Pendidikan, Kesehatan,Terowongan Geurute dan program-program pemberdayaan masyarakat.

“Sebenarnya banyak program nasional yang bisa kita bawa ke Barsela, salah satunya memajukan Dunia Pendidikan kita seperti Universitas Teuku Umar (UTU) yang sudah bertahun tahun tidak ada yang peduli dan juga terowongan Geurutee yang belum terealisasi, tapi karena tidak ada yang menyuarakan di senayan makanya tidak menjadi perhatian pusat.

" Saya berjanji jika terpilih ini adalah wilayah fokus kerja saya”. Tambahnya dengan raut muka bersemangat.

Diakhir wawancara, T. Iskandar Daod mengajak seluruh masyarakat di Daerah Pemilihan(Dapil) Aceh satu untuk menggunakan hak suara pada pemilu 2019 mendatang sesuai kehendak hatinya tanpa ada iming-iming politik uang ruginya 5 tahun.

“Pilihlah caleg yang mau  memperjuangkan aspirasi masyarakat dan bisa membuat daerah semakin maju agar suara kita tidak sia-sia”. Tutupnya. (red)
Bagikan:
KOMENTAR