Kekosongan Kuota CPNS Guru, Kadis Pendidikan Harus Bertanggungjawab

Senin, 10 September 2018 | 10.51 WIB

Bagikan:
Foto : Jaminuddin B Ketua MPD Kota Subulussalam

DAILYACEH.COM,Subulussalam | Melihat stacmant di sejumlah media yang disampaikan oleh Kepala BKPSDM Kota Subulussalam H. Mustaliq, S.PdI terhadap kouta CPNS Kota Subulussalam yang di prediksi kosong pada tahun 2018 ini yang diakibatkan Dinas tidak menyerahkan Anjab dan ABK.

Dalam pernyataaan tersebut Mustaliq memastikan bahwa Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Subulussalam tidak menyerahkan Anjab dan ABK sehingga usulan kouta 700 orang untuk Kota Subulussalam yang akan mengisi formasi di Dinas-Dinas dipastikan gagal terkecuali ada keajaiban.

Terkait hal itu Jaminuddin B Ketua MPD Kota Subulussalam kemedia ini (10/9/2018) menyampaikan atas kekosongan kuota guru ini, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Subulussalam H. Irwan, M.Si harus bertanggungjawab penuh terhadap hal ini.

" jangan dikira rakyat Kota Subulussalam ini bodoh semua, anda telah rugikan rakyat Kota Subulussalam" kata Jaminuddin. 

 Lanjut Jaminuddin B, atas kelalaian Kepala Dinas ini, jika kedepan ada sejumlah sarjana pendidikan yang melaporkan ke pihak berwajib tentang kelalaian ini bisa jadi bermasalah karena peluang itu sudah dibuka oleh kementerian PAN & RB tapi kenapa tidak disiapkan sementara ada Dinas lain bisa selesai itu berarti anda bermain-main dan tidak menguasai Dinas yang anda Pimpin, tidak tahu kebutuhan guru, tidak ada grand desaind pendidikan sehingga penerimaan CPNS itu dianggap hanya masalah kecil. 

Jaminuddin B berharap kepada Pimpinan dan  DPRK Subulussalam agar segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala BKPSDM atas kelalaian ini dan meminta pertanggung jawaban yang menganggap ini hal sepele.

" bagi saya ini adalah marwah dan martabat Kota Subulussalam yang di injak-injak oleh mereka, harusnya mereka sadar dan meminta maaf kepada rakyat Kota Subulussalam bahwa mereka gagal dan bukan saling salah menyalahkan dan kalau gagal harus berjiwa besar untuk mengundurkan diri dari jabatan," ungkapnya.  

Dan terakhir, Walikota Subulussalam juga diminta untuk segera mengambil tindakan terhadap Kadis PK tersebut dan berikan punisment untuk dipecat segera karena dengan ulah Kadis tersebut telah mencoret nama baik Pemerintah Kota Subulussalam di mata masyarakat,tutup Jaminuddin. 

Bagikan:
KOMENTAR