Tak Ingin Dijadikan ATM Oknum Pengacara, Keluarga Napi Lapor Ke YARA

Kamis, 13 September 2018 | 21.13 WIB

Bagikan:
Foto : Basri koordinator YARA Aceh Timur

DAILYACEH.COM,Aceh Timur | Pasca kerusuhan yang terjadi di Lapas Lambaro banyaknya Napi yang dipindahkan oleh pihak Lapas tanpa adanya pemberitahuan kepada keluarga.

Pasca pemindahan itu, banyak keluarga dari Napi yang dipindahkan untuk memakai jasa pengacara dalam memperjuangkan hak mereka yang merasa dikerdilkan.

"Sudah jatuh tertimpa tangga pula" seperti itulah pepatah mengatakan, harapan memainkan pengacara malah tertimpa naas, pengacara yang dipercayai oleh pihak napi malah mengecewakan.

Seperti yang dialami Ratna, salah satu keluarga Napi yang berasal dari sabang merasakan dijadikan mesin atm oleh oknum pengacara yang mereka percayai.

" Saya minta dikembalikan saja uang saya, saya kecewa dengan kinerja pengacara tersebut,  berulang kali dimintai  uang, dari alasan untuk pergi ke Kementrian dan DPR RI, Kesah kepada awak media ( 13/9).

Menanggapi hal tersebut, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melalui koordinator Pantai Timur, mengakui hal tersebut dan sudah menerima pengaduan tersebut dari keluarga Napi.

"Sekarang kita sedang mendalami kasus tersebut, seberapa banyak yang dimintai uang oleh oknum pengacara tersebut" jelas Basri.

Basri juga menjelaskan, sudah 3  orang yang mengadukan kepada kami yang telah di janjikan dapat dipindahkan dalam waktu singkat sehingga keluarga napi tersebut tergiur dan memakai jasa pengacara tersebut.

" Sejauh ini sudah 3 orang yang melaporkan, dan kita yakin masih ada yang lain juga mengalami hal yang sama, sekarang kami terus mendalam dan akan membuka pengaduan terkait hal tersebut".

Basri mengharap dengan adanya pengaduan ini, akan terungkap kebohongan oknum pengacara tersebut dan mengharapkan adanya keluarga napi lainnya yang berani melaporkan.

" kita mengharap dengan adanya pengaduan ini akan terungkap kasus dan modus yang dimainkan oleh pengacara tersebut. Karena sejauh ini sangat banyak praktek jasa yang menjanjikan sesuatu kepada kliennya". Tutup Basri.[]
Bagikan:
KOMENTAR