Warga Beutong Ateuh Kembali Unjuk Rasa Tolak PT EMM

Selasa, 18 September 2018 | 18.38 WIB

Bagikan:
Foto : Warga Beutong Ateuh Kembali Unjuk Rasa Tolak PT EMM

DAILYACEH.COM,Nagan Raya | Kembali warga Beutong Ateuh Banggala, Nagan Raya kembali turun ke jalan dengan berkumpul di jembatan untuk menyatakan penolakan terhadap perusahaan kehadiran PT Emas Mineral Murin (PT EMM) di daerah mereka, Selasa (18/9/2018).

Ratusan warga dari empat desa dalam Kecamatan Beutong berujuk rasa yang menolak kehadiran PT EMM berasal dari warga Desa Blang Puuk, Blang Meurandeh, Kuta Tengoh, dan Babah Suak.

Beberapa waktu lalu, warga empat desa tersebut telah menyakan sikap penolakannya dengan penanda-tanganan petisi penolakan terhadap PT EMM. Petisi itu ditandatangani oleh seluruh masyarakat, termasuk pemerintahan desa.

Petisi penolakan tidak hanya dibuat oleh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Penolakan PT EMM juga dilakukan perangkat desa Berawang Baro, Wih Ilang, dan Arul Badak Kecamatan Peugasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh Muhammad Nur menyebutkan, unjuk rasa yang dilakukan tersebut, merupakan tindakan baik pada tahun ini, di mana sebelumnya pada 8 September 2018 masyarakat Beutong Ateuh Banggalang dan melakukan kegiatan yang sama, aksi menolak tambang PT . EMM dan semua jenis tambang di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya.

“Sebelumnya, masyarakat dalam empat desa tersebut juga telah Mengajukan penolakan menolak termasuk, PT. EMM, melalui tyarat petisi penolakan.

Petisi penolakan ini ditandatangani oleh seluruh masyarakat, termasuk pemerintahan desa. Petisi tidak hanya dibuat oleh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.Penolakan PT. EMM juga melakukan perangkat Gampong Berawang Baro, Wih Ilang, dan Arul Badak Kecamatan Peugasing, Kabupaten Aceh Tengah, ”sebut Muhammad Nur.

Ia melanjutkan, WALHI Aceh yang ikut mendampingi masyarakat tempatan yang terkait dengan upaya tambang, telah melakukan advokasi, termasuk melakukan akses informasi terkait AMDAL dan perizinan PT. EMM di Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat. Hasil akses informasi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh (DLHK) dalam surat balasannya Menerima bahwa dokumen AMDAL PT.EMM tidak tersedia di DLHK.[]
Bagikan:
KOMENTAR