H. Uma: Angkasa Pura Diminta Ciptakan Kenyamanan Bagi Penumpang

Rabu, 03 Oktober 2018 | 00.26 WIB

Bagikan:
Foto : Anggota DPD RI gelar rapat kerja di kantor Angkasa Pura 2 (2/10)

DAILYACEH.COM,Jakarta|Senator Aceh H. Sudirman sapaan H. Uma dalam rapat kerja dengan angkasa pura di Kantor Angkasa Pura 2, Tangerang Banten, Selasa (2/10/2018) mengingatkan pada PT. Angkasa Pura untuk betapa pentingnya memberikan pelayanan dan kenyamanan bandara terutama bandara-bandara di daerah contohnya bandara SIM . 

Ia menyayangkan di bandara tersebut masih ada segelintir oknum yang melakukan praktek pungli terhadap penumpang melalui pembelian karcis asuransi.

" Saya masih menemukan adanya pemaksaan kepada penumpang agar membeli semacam tiket Asuransi," kata H. Uma.

Menurutnya, Ini sangat disayangkan dan harus menjadi perhatian penuh pihak Angkasa pura, karena asuransi itu sudah termasuk dalam harga tiket. Dirinya meminta segera menindaklanjuti karena saat ini masih mendapat berbagai laporan dari masyarakat.

Dirinya menjelaskan, karena pada dasarnya asuransi tersebut sudah inklut dalam setiap tiket penumpang, jadi kenapa harus mendabel lagi asuransi dengan membeli terpisah di saat keberangkatan.

" Saya minta segera pihak PT Angkasa Pura menindaklanjuti laporan dari warga, karena ini sangat meresahkan," tegasnya. 

Atas hal tersebut Direktur komersial angkasa Pura 2, Daan Ahmad di rapat bersama komite II DPD RI mengatakan, dirinya akan segera menindaklanjuti atas laporan ini dengan meminta GM Bandara Blang Bintang untuk segera menertibkannya demi kenyamanan penumpang dan menjaga nama baik bandara tersebut.

Menurut Daan Ahmad, tidak boleh adanya pemaksaan pembelian ansuransi kepada para penumpang, dan jika mengetahui dirinya akan segera memberikan tindakan tegas pada pihak asuransi tersebut, jelas Daan Ahmad.

Masih kata H. Uma, dirinya juga menekankan pada Angkasa Pura untuk lebih pro aktif melakukan pengembangan terhadap bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, mengingat sudah sekian lama bandara SIM berdiri namun sampai saat ini belum adanya penginapan atau hotel transit di area bandara.

Itu sangat penting untuk menjaga para penumpang supaya terhindar dari keterlambatan keberangkatan penumpang dan menjadi sebuah tempat pengistirahatan bagi para penumpang yang ingin beristirahat bagi penumpang di luar daerah dan manca negara, harapnya.

Menanggapi predikat bandara Halal Food Internasional untuk bandara SIM Sebagai world's Best Airport For Halal Travellers dalam world Halal Tourism Awards 2016, H. Uma berharap pada pihak Angkasa Pura agar bisa mengkomunikasikan dengan pihak Pemerintah Aceh supaya bisa menghadirkan kuliner-kuliner khas Aceh di sekitar bandara.

Ia mencontohkan seperti saat ini, jika ada turis atau pengunjung luar yang datang ke Aceh ingin mencicipi makanan dan kuliner Aceh harus menempuh perjalanan jauh ke ibukota, cetus H. Uma. []
Bagikan:
KOMENTAR