Halangi Peliputan, Wartawan Polisikan Satpam RSUD-CND

Rabu, 24 Oktober 2018 | 19.45 WIB

Bagikan:

Foto : Wartawan Aceh Barat menunjukkan surat laporan ke Polisi

DAILYACEH.COM,Meulaboh | Sejumlah wartawan di Kabupaten Aceh Barat memperkarakan pengusiran yang dilakukan oleh Satuan Pengamanan (Satpam) RSUD CND saat hendak melakukan peliputan, rabu 24/10/2018.

Maksud dan tujuan awak media ini mempolisikan satuan keamanan karena mereka telah menghalang-halangi untuk mengambil keterangan terkait meninggalnya dua pasien usai disuntik oleh perawat di ruang ibu dan anak beberapa hari lalu disela kunjungan tim dari Kementrian Kesehatan RI di rumah sakit umum daerah setempat.

Terkait penghalangan tersebut, juru tulis di kota Meulaboh mengambil sikap melapor pihak keamanan kepada polisi dengan nomor laporan LP/113/X/2018/RESABAR/SPK tanggal 24 oktober 2018.

Aidil Firmansyah salah seorang wartawan di Meulaboh mengatakan, kami (awak media) tidak terima diperlakukan demikian oleh satpam. Mereka menganggap kehadiran wartawan sebagai penganggu.
"Jadi kita buat laporan polisi karena tidak menerima perlakuan satpam tadi," katanya.

Ia mengatakan, laporan tersebut diajukan atas dasar Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Pihak satpam RSUD CND terkesan sengaja menghalang - halangi dan menghambat tugas jurnalis.
"Nanti malam kita mulai diperiksa penyidik untuk memberikan keterangan," sebutnya.[]

Bagikan:
KOMENTAR