MAA Aceh Jaya Gelar Seumapa,Seulangkee Dan Peusijuk

Rabu, 10 Oktober 2018 | 16.02 WIB

Bagikan:
Foto : MAA Aceh Jaya Gelar Seumapa,Seulangke Dan Peusijuk

DAILYACEH.COM,Calang | Demi melestarikan dan menjaga adat istiadat, Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Jaya menggelar kegiatan pembinaan khasanah adat Aceh yang berlangsung di kantor setempat, rabu 10/10/2018.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk pembinaan, menjaga dan melestarikan adat yang saat ini mulai hilang dikalangan masyarakat seperti adat seumapa, seulangke dan Peusijuk yang sering dilaksanakan dalam setiap acara adat terutama pada saat pesta perkawinan.

Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Medya Hus, Ketua MAA dan turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat, Wakil Ketua, Ketua Bidang dan 54 orang perwakilan dari 9 kecamatan di Aceh Jaya

Jakfar,Ama.Pd,SD Kepala Sekretariat MAA Kabupaten Aceh Jaya mengungkapkan kegiatan ini digelar untuk melatih masyarakat untuk mengetahui prosesi adat aceh, melestarikan kembali budaya aceh yang saat ini mulai hilang di kalangan masyarakat terutama bidang adat Seumapa, Selangke dan Peusijuk. Sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan kedepan di Aceh Jaya budaya Aceh bisa hidup kembali dan menjadi sebuah tradisi yang perlu dibudayakan.

" Kita meminta adat Aceh ini bisa hidup kembali dan dicintai oleh masyarakat Aceh itu sendiri terutama di Aceh Jaya pada saat acara perkawinan", kata Jakfar, Ama.Pd,SD.

Sementara Medya Hus selaku pemateri di kegiatan tersebut mengungkapkan minat dari peserta yang ikut dalam kegiatan pembinaan khasanah Adat sangat luar biasa dan sangat antusias disemua bidang adat yang digelar oleh MAA Kabupaten Aceh Jaya.

"diharapkan kepada peserta agar bisa dihidupkan dikalangan masyarakat dan ini awal kebangkitan adat yang perlu dilestarikan agar tidak hilang dikalangan masyarakat Aceh Jaya dimasa yang akan datang" harap Medya Hus.

Selain itu kegiatan seperti ini juga diperlukan di setiap kecamatan dan sekolah-sekolah di lingkup Aceh Jaya dan jika perlu dilakukan perlombaan disemua tingkat baik tingkat masyarakat maupun tingkat sekolah walaupun ekstrakurikuler sehingga adat tersebut bisa terus berkembang dan menjadi sebuah budaya yang menjadi andalan dikalangan masyarakat.

" Kita minta dimasa yang akan datang perlu dilaksanakan di tingkat kecamatan sehingga acara ini menjadi sebuah penghargaan dari masyarakat kecamatan tersebut", cetus Medya Hus.[]
Bagikan:
KOMENTAR