Mundur Dari PNA, Ali Sahbana Hijrah Ke PA

Jumat, 26 Oktober 2018 | 23.13 WIB

Bagikan:

Foto : Aly Sahbana mantan Satgas DPP PNA

DAILYACEH.COM,Banda Aceh|Aly Sahbana Satgas DPP Partai Nasional Aceh ( PNA ) yang mengwakili  Barat Selatan mengundurkan diri dan telah menyatakan hijrah serta siap memperjuangkan kemenangan Partai Aceh (PA) pada Pileg 2019.

Hal ini di sampaikan oleh Aly Sahbana kepada awak media melalui pesan singkat, bahwa dirinya meminta maaf kepada rekan -rekan khususnya Relawan Pendukung Irwandi Yusuf tentang pengunduran dirinya.

"Saya sebagai  Satgas DPP-PNA Banda Aceh sudah mundur dari PNA dan telah merujuk ke Partai Aceh dan siap untuk memenangkan Calon DPRA yaitu mantan Bupati Aceh Jaya Ir.H.Azhar Abdurahman"  Tegas  Aly Sahbana jum'at 26 /10/2018,

Aly Sahbana juga menambah bahwa dirinya telah memberikan sinyal kepada Mualem sebagai Ketua Umum Partai Aceh Melalui WhatsApp.

Aly Sahbana juga menceritakan bahwa dirinya telah bergabung lagi ke Partai Aceh karna itu yang terbaik bagi saya, banyak yang mengajak ke Parnas namun saya menolak, karena dulu pun tahun 2009 saya bersama juragan dan ketua Partai Aceh Nagan Raya Raja mulia meskipun kala itu Partai Aceh sangat berat diterima dikalangan masyarakat Nagan Raya.

Namun Insyallah kami bersama ketua Partai Aceh dan panglima, Sehingga juragan menjadi ketua DPRK Nagan Raya, maka saya mengingat ada jasa-Jasa Partai Aceh perjalan hidup saya lebih baik bersama Juragan.

"Sekali lagi Saya mundur dari Satgas PNA Tidak ada paksaan dari pihak mana pun ,Semata -mata karena kesadaran diri," Ujar Ali Sahbana.

Ia menuturkan, ia mengundur dari PNA karena selama ini tak di hargai saja Oleh DPP - PNA Banda Aceh dan bukan gara-gara bang Wandi tidak lepas dari tuduhanKPK, Meskipun irwandi terlepas dari hukum yang ditetapkan oleh KPK,ia menegaskan tetap mundur.

‘ Saya undur diri bukan bang Wandi terjerat hukum tetapi pihak DPP tidak menghargai perjuangan dalam memenangkan PNA di wilayah Barat Selatan, Meskipun Bang Wandi terlepas dari hukum yang ditetapkan oleh KPK, saya tetap mundur, saya memperjuangkan Bang Wandi dulu bukan karena saya Satgas. Jika Bang Wandi terlepas dari tuduhan, saya tetap istiqomah bergabung ke PA,”tandasnya.(**)
Bagikan:
KOMENTAR