Warga Aceh Jaya, Gugat Tanah Rumah Bantuan Tsunami

Minggu, 21 Oktober 2018 | 12.09 WIB

Bagikan:
Foto: Perumahan warga Desa Pajar Kecamatan Darul Hikmah

DAILYACEH.COM,Calang | Nazaruddin (41) warga Desa Pajar Kecamatan Darul Hikmah Kabupaten Aceh Jaya melakukan penggugatan tanah yang diduga diserabot oleh pihak tim komite pembangunan rumah bantuan gempa dan tsunami Aceh.

Nazaruddin ke media ini (20/10/2018) mengatakan kejadian penggugatan tersebut ia lakukan karena tanah miliknya sampai tahun 2018 belum ada pembayaran yang dilakukan oleh komite perumahan bantuan gempa dan tsunami di komplek perumahaan Desa Pajar yang sebelumnya pihak komite ada menjanjikan akan membayar tanah rumah tersebut.

Ia menerangkan kejadian ini berawal sejak tahun 2007 saat pihak komite perumahan mendirikan rumah dari bantuan NGO di desa setempat tanpa ada minta izin dan pembayaran kepada dirinya yang dilakukan oleh pihak komite perumahan bantuan.

" Saat awal pendirian rumah tersebut, pihak desa hanya mengatakan tanah saya hanya untuk pembersihan saja,,ngak taunya sudah didirikan rumah" kata Nazaruddin.

Dan atas permasalahan ini, dirinya juga telah melayangkan gugatan ini sejak 2016 pada pihak desa, kecamatan, polsek namun juga belum ada penyelesaian sehingga melanjutkan ke tingkat atas yaitu Polres Aceh Jaya untuk melaporkan hal tanah rumah bantuan yang diserobot untuk pembangunan rumah bantuan.

" gugatan saya hari ini, tanah yang diambil untuk pendirian rumah bantuan agar dikembalikan seperti semula", terang Nazaruddin.

Nazaruddin mengungkapkan, terkait tanah untuk pendirian rumah bantuan tersebut sudah pernah dilakukan pendekatan dan perdamaian dengan pihak komite tapi tidak ada juga penyelesaiannya, sehingga dirinya mengambil sikap yang matang melaporkan perkara ini ke pihak Polres supaya ada titik penyelesaiannya.

Keuchik Pajar, Lizar L saat dihubungi membenarkan warganya ada yang melakukan gugatan terhadap kepemilikan tanah yang dibangun untuk bantuan rumah gempa dan tsunami melanda Aceh di Darul Hikmah.

" benar adanya salah satu warga melakukan gugatan terhadap penggunaan tanah untuk tanah bantuan rumah gempa dan tsunami 2004 silam dan hal ini telah dilaporkan ke tingkat Polres Aceh Jaya", ucap Nizar L.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya Iptu Mahfud Musady, SE saat dihubungi juga membenarkan salah seorang warga pajar kecamatan Darul Hikmah bernama Nazaruddin membuat pelaporan terkait senketa tanah yang dipergunakan untuk rumah bantuan di desanya.

Ia menerangkan atas perkara yang dibuat oleh masyarakat tersebut, pihaknya akan segera memanggil saksi-saksi yang terlibat dalam pembangunan rumah di Desa Pajar terkait perkara tanah yang dinilai oleh pemilik tanah telah diserobot oleh pihak komite pembangunan rumah bantuan gempa.

" Benar adanya warga Pajar yang membuat laporan gugatan ke pihaknya terkait adanya penyerobotan tanah untuk pembangunan bantuan rumah gempa dan tsunami yang melanda Aceh tahun 2004," ucap Iptu Mahfud Musady.[]
Bagikan:
KOMENTAR