BFLF Abdya Bantu Satu Unit Sepeda Kepada Anak Yatim

Rabu, 28 November 2018 | 09.50 WIB

Bagikan:
Foto : BFLF Abdya Bantu Satu Unit Sepeda Kepada Anak Yatim (27/11)

DAILYACEH.COM,Abdya | Blood for Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya menyerahkan satu unit sepeda untuk anak yatim yang sedang menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Tangan- Tangan, Selasa (27/11/2018).

Sepeda tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pembina BFLF Indonesia Miswar Fuady, SH, dan didampingi oleh Ketua Umum BFLF Aceh Barat Daya,  Nasruddin Oos,  Kepala Sekolah SMPN 2 Tangan-Tangan, Hera Wati, Keuchik Gampong Mon Mameh Kecamatan Setia,  Zamrul dan sejumlah pengurus BFLF Aceh Barat Daya.

Miswar Fuady mengatakan, sebelumnya BFLF Aceh Barat Daya mendapatkan informasi ada siswa yang jarang masuk sekolah dikarenakan tempat tinggal yang jauh dari sekolah sehingga tidak ada kendaraan untuk kesekolah.

“jadi tadi kita dapat informasi, kalau Hasbi (14) Wargo Gampong Mon Mameh, Kecamatan Setia, siswa SMP 2 Tangan-tangan jarang ke sekolah karena tidak ada kendaraan untuk ke sekolah,” Ucap Miswar Fuady.

Sambungnya, setelah mendengar informasi itu, ia dan rombongan BFLF Aceh Barat Daya langsung bergagas untuk menemui siswa itu di sekolahnya yang terletak di Desa Ie Lhob, kecamatan Tangan-Tangan.

“kita langsung ke sekolahnya, namun ia tidak ada disekolah, sehingga kita ke rumahnya untuk menyerahkan sepeda, semoga dengan ada sepeda ini bisa membantu Hasbi dalam menempuh pendidikan” sebut Ketua Dewan Pembina BFLF Indonesia.

Sementara itu, Kepala SMP 2 Tangan-tangan, Hera Wati mengucapkan terima kasih atas bantuan sepeda untuk muridnya yang di serahkan oleh Ketua Dewan Pembina BFLF Indonesia Miswar Fuady.

"Saya sangat berterimakasih atas bantuan sepedanya, sehingga murid saya bisa kembali bersekolah lagi," pungkasnya.

Ia menceritakan, sebelumnya Hasbi pernah putus sekolah selama dua tahun dikarenakan tidak ada biaya untuk keperluan sekolah, sehingga selama ini ia bekerja sebagai buruh untuk membantu keluarga.

“kemarin Hasbi sudah putus sekolah sejak dua tahun yang lalu, sehingga ia bekerja serabutan, kadang tarik pukat dengan masyarakat, pergi kesawah, jemur padi, namun ketika kami mendapatkan informasi saya langsung menjemputnya untuk kembali bersekolah,” kata Hera Wati

Saat ini, Hasbi baru saja duduk di bangku SMP kelas satu selama dua bulan, namun karena jarak rumah dari sekolah yang jauh ia jarang ke sekolah.

“ia jarang ke sekolah, karena rumahnya jauh dari sekolah, kalau ia ke sekolah karena ada tumpangan dari kawannya, kalau tidak ada tumpangan ia tidak ke sekolah, dan saya kemarin juga berjanji kasih sepada anak saya ke dia, tapi karena rusak belum di perbaiki belum saya kasih, namun sekarang Hasbi mendapatkan sepeda baru dari BFLF Aceh Barat Daya,” tutur Hera Wati.
Bagikan:
KOMENTAR