Jembatan Gantung Di Jaya Butuh Perhatian Pemerintah

Selasa, 25 Desember 2018 | 13.10 WIB

Bagikan:
Kondisi jembatan gantung di Desa Lamdurian,Jaya ( Foto/Herman)

DAILYACEH.COM,Calang | Jembatan merupakan salah satu jalur transportasi masyarakat yang mempermudah semua kegiatan sehari-hari terutama bagi masyarakat yang mengangkut barang pertanian dan perdagangan dan kegiatan lainnya.

Disini, para warga yang tinggal di 4 Desa di Kecamatan Jaya, Aceh Jaya meminta perhatian pada pihak dinas terkait supaya bisa memperbaiki jembatan gantung di desa mereka karena jembatan ini merupakan salah satu jalur alternatif para masyarakat dan anak sekolah saat melakukan aktifitas sehari-hari.

Herman salah satu warga Desa Putue ke media ini (25/12) mengatakan jembatan gantung yang memiliki panjang 50 meter ini merupakan jembatan alternatif bagi masyarakat yang menghubungkan 4 desa menuju ke ibukota kecamatan terutama bagi masyarakat miskin.

Ia menuturkan jembatan gantung ini dibangun sejak sebelum konflik melanda Aceh dan hingga saat ini belum ada perbaikan dari pihak Pemerintah bahkan di jembatan ini kerapkali terjadi kecelakaan terutama bagi pejalan kaki karena lantai sudah mulai rapuh dan lapuk dimakan usia.

Menurut Herman, selama ini bagi masyarakat yang hendak menuju ke ibukota kecamatan lebih memilih jembatan gantung ini dibanding lewat jembatan kartika karena jika lewat jembatan kartika jarak ke Ibukota Kecamatan sangat jauh dan harus menggunakan alat transportasi seperti kereta dan mobil, akan tetapi jika lewat jembatan ini masyarakat bisa menggunakan sepeda atau berjalan kaki.

" Jembatan gantung ini, jalur yang paling dekat dan cepat dibanding lewat jembatan kartika," kata Herman.

Ia menjelaskan,selama ini masyarakat yang sering menggunakan jembatan ini ada 4 desa, nyakni Desa Babah Krueng,Lamdurian, Cot Dulang dan Desa Putue. Oleh karenanya kita berharap pada pihak Pemerintah melalui dinas terkait agar bisa segera melihat langsung kondisi jembatan tersebut sebelum banyak jatuh korban dikalangan masyarakat.

" Kita selaku warga berharap pada Pemerintah agar bisa melihat kondisi jembatan gantung sebelum banyaknya jatuh korban dikalangan masyarakat," terang Herman.

M.Hasyem Kepala Desa Lamdurian saat dikonfirmasi membenarkan jembatan gantung yang ada di desanya sudah sangat rusak terutama lantai dan besi pengikat yang mulai berkaratan dimana-mana.

Jembatan ini pernah dirawat 3 tahun yang lalu namun sudah dimakan usia, lantai jembatan mulai rusak akibat hujan dan panas. Bahkan kerusakan jembatan ini juga ada disampaikan melalui camat dan dewan di dapil jaya terkait kondisi jembatan yang butuh perhatian.

" Selama ini, kita pernah sampaikan tentang kondisi jembatan gantung ke Camat dan Dewan, akan tetapi belum juga ada perhatian," ucap M.Hasyem.

Maka selaku perwakilan Kepala Desa dari 4 desa sangat mengharap pada Pemerintah agar jembatan gantung tersebut bisa segera dilakukan perbaikan karena jembatan ini merupakan jalur alternatif warga selama ini untuk menuju ke ibukota kecamatan terutama bagi masyarakat yang tidak mempunyai kendaraan.

" Jembatan ini merupakan jalur alternatif warga untuk ke ibukota kecamatan selain jembatan kartika," ucap M.Hasyem.

Sementara, Muhammad Jamin anggota DPRK yang mewakili Dapil Jaya menyampaikan, dirinya membenarkan jika jembatan gantung ini sudah rusak terutama dibagian lantai. Dan jembatan ini juga jalur alternatif bagi warga setempat.

Ia menuturkan dirinya akan menanggapi keluhan para warga dan segera turun untuk melihat kondisi jembatan tersebut supaya bisa disampaikan pada rapat anggota dewan.

Dan jika jembatan tersebut sudah menjadi tuntutan masyarakat maka pihaknya akan memperjuangkan dana rehab ditahun 2019 agar jembatan tersebut bisa segera diperbaiki baik melalui dana APBK maupun dana darurat, tutup Muhammad Jamin.[]
Bagikan:
KOMENTAR