Warga Pasie Geulima Minta Pemerintah Serius Tangani Tanggul Yang Amblas

Rabu, 12 Desember 2018 | 20.13 WIB

Bagikan:
Foto : Tanggul di Desa Pasie Geulima, Teunom, Aceh Jaya

DAILYACEH.COM,Calang | Pasca banjir yang melanda Kabupaten Aceh Jaya sebulan yang lalu telah menyebabkan sejumlah pinggiran sungai di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Krueng Teunom terkikis dan amblas akibat derasnya banjir, salah satunya yang paling parah terjadibdi daerah kawasan Desa Pasie Geulima Kecamatan Teunom, Aceh Jaya.

Asep salah satu masyarakat Desa Pasie Geulima saat ditemui DAILYACEH.COM (12/12) dilokasi mengatakan pengikisan dan jebolnya tanggul di pinggiran sungai yang ada didesanya terjadi pada saat banjir besar sebulan yang lalu, akibatnya tanggul tersebut ambruk hingga 40 meter.

Ia mengatakan jika banjir besar terjadi, rumah penduduk, mesjid, sekolah dan lahan pertanian masyarakat di Desanya semuanya terendam banjir dengan ketinggian 50-100 cm. Oleh karena bila tidak segera dilakukan penanganan yang serius dan cepat di takutkan kedepan tanah milik masyarakat dan perkebunan warga bisa terkikis dibawa derasnya banjir.

" Kami sebagai masyarakat meminta pada pihak Pemerintah supaya penanganan atas jebolnya tanggul bisa ditangani dengan serius karena jika banjir besar datang maka masyarakat tidak bisa melakukan aktifitas," kata Asep.

Berdasarkan amatan di lokasi jebol tanggul sudah mencapai 40 meter dan juga tanggul tanah yang lainnya disekitar lokasi tersebut juga mulai terkikis dan ambruk kedalam sungai hingga mencapai 150 meter panjangnya.

Sementara Musliadi Kepala Desa setempat saat dihubungi mengungkapkan untuk penanganan darurat pasca jebol tanggul didesanya, saat ini sedang dilakukan oleh pihak Pemerintah Aceh Jaya melalui dinas terkait dengan pemancangan pohon kelapa dan pemasangan karung berisi pasir untuk menahan air saat banjir melanda di daerahnya.

" Saat ini sedang dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan pohon kelapa oleh pihak dinas terkait," ungkap Musliadi.

Namun melihat kondisi dan situasi saat ini dilokasi jebolnya tanggul tidak mungkin dilakukan dengan dana darurat karena saban hari pengikisan tanah milik masyarakat semakin meluas karena lokasi tersebut merupakan pintu masuknya air saat banjir besar.

Untuk itu kita selaku pimpinan pemerintahan desa dan mewakili masyarakat Desa Pasie Geulima agar tahun depan bisa dikucurkan dana untuk pembuatan tanggul baru supaya masyarakat dan lahan pertanian aman terhadap banjir yang sering melanda di kawasan Teunom.

" Kita meminta pada pemerintah agar bisa segera dilakukan penanganan yang permanen supaya masyarakat aman dan tidak was-was saat terjadi banjir besar, pinta Musliadi.

Dan walaupun demikian, selaku Pemerintah Desa dan masyarakat saat ini juga mengucapkan terimakasih yang sangat besar kepada Pemerintah Aceh Jaya karena telah melakukan penanganan secara darurat untuk mengurangi banjir di desanya walaupun belum selesai.

Akan tetapi ini tidak bisa bertahan lama karena penanganan yang dilakukan saat ini merupakan salah satu tikungan aliran sungai yang tajam sehingga sewaktu-waktu bisa kembali terjadi sebab DAS Krueng Teunom merupakan kawasan yang paling parah saat banjir melanda Kabupaten Aceh Jaya, tutup Musliadi.[]

Bagikan:
KOMENTAR