Haji Uma Bantu Pulangkan Warga Abdya Dari Malaysia

Selasa, 08 Januari 2019 | 22.34 WIB

Bagikan:
Haji Sudirman bersama orang tua Musliadi di Abdya,(8/1)

DAILYACEH.COM,Abdya| Musliadi salah satu warga dari Gampoeng Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya) yang menderita sakit parah di Malaysia bahkan saat ini tak mampu dalam pengobatan lantaran terkendala dengan biaya.

Mendapat kabar itu, H.Sudirman alias sapaan  Haji Uma Anggota DPD RI asal Aceh langsung mendatangi rumah orang tua Musliadi di desa Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia, Abdya ,Selasa (8/1/2019) siang.

Dan kedatangan Haji Uma tersebut untuk melihat kondisi keluarga dari Musliadi dan bantuan kepada Musliadi yang sedang berbaring sakit di Negeri Jiran .

Kedatangan Haji Uma sangat mengejutkan keluarga Musliadi termasuk warga setempat. Sebab Senator Aceh itu tanpa adanya pemberitahuan saat akan mengunjungi kediaman keluarga Musliadi .

"Saya sengaja tanpa memberitahu kepada keluarga Musliadi, datang ingin melihat langsung kondisi keluarga Musliadi.” tuturnya.

Haji Uma mengungkapkan ia mendapat kabar dari sahabatnya dari Malaysia bahwa ada warga Abdya yang sakit sudah sebulan lebih di Malyasia, tanpa pengobatan karena terkendala dengan biaya.

" Informasi itu diperoleh dari orang dekatnya di Malyasia, yang saat itu, mereka menghubungi Haji Uma untuk membantu biaya pengobatan dan biaya kepulangan ke Indonesia. Ternyata mereka sekeluarga ingin pulang ke Indonesia, namun terkendala biaya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Haji uma mengatakan untuk biaya pulang akan ia tangani, namun ada sedikit kendala di karenakan istri bersangkutan tidak mempunyai KTP Aceh.

"Biaya pemulangan RM 1850, uang yang terkumpul dari warga Aceh di Malaysia sekitar RM 350 biaya yang tidak cukup akan kita tanggung. Tapi pengobatannya bagaimana harus ditangani, karena yang bersangkutan tidak memiliki KTP Aceh,”sebutnya.

H. Uma menjelaskan untuk pengobatan sedang di urus, supaya bisa berobat di Indonesia (Aceh). Dan hal ini sudah kita berkomunikasi dengan pihak rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh agar bisa dibantu untuk pengobatanya,tambahnya.

Sementara itu ayah Musliadi, Samsul Bahri yang didampingi istrinya mengatakan bahwa ia ada di minta kirim uang Rp 10 juta oleh anaknya untuk memulangkan istrinya dari Malaysia, tapi uang sebesar tersebut tidak menyanggupinya karena tidak tau harus dimana untuk mencarinya.

" Musliadi ada meminta uang sebesar 10 juta supaya bisa memulangkan istrinya, tapi kami mana sanggup uang sebanyak itu,” Kata samsul dihadapan H.Uma.

Untuk di ketahui Musliadi merupakan salah seorang warga Abdya yang mencari kerja di Malaysia. Dirinya sudah 10 tahun bekerja di sana dan sudah berkeluarga dengan satu anak yang berasal dari Medan namun terbatasnya dana dan sedang sakit, Musliadi tidak bisa berobat dan sangat kepingin pulang dan bisa berobat di Aceh.[]
Bagikan:
KOMENTAR