Daun Biak Jadi Incaran Masyarakat Aceh Jaya

Jumat, 05 April 2019 | 19.35 WIB

Bagikan:
Pengumpul daun biak di Aceh Jaya(foto/3/4)

DAILYACEH.COM,Calang |Daun biak dalam bahasa Aceh oen Biek yang tumbuh liar di rawa-rawa kini banyak diburu oleh masyarakat Aceh Jaya dan tak terkecuali masyarakat Aceh Jaya.

Di kalangan masyarakat Daun Biak ini kini telah menjadi sumber baru penambahan pendapatan sebagian masyarakat pelosok di Kabupaten Aceh Jaya.

Belakangan ini jenis daun kayu itu menjadi incaran lantaran memiliki nilai ekonomis dan berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit.

"Daun Biak yang baru di petik dihargai 2.500 hingga 3.000/Kg oleh pengumpul (agen). Jika harga kering dan sudah dilebur atau diayak harganya mencapai Rp13.000 rupiah per kilogram," tutur Paino, 32, Pencari daun biak.

Sebagian masyarakat, Lanjutnya, juga mengkonsumsi daun biak seperti cara meminum kopi. Rasanya pahit kelat, daun biak juga dapat untuk mengobati luka luar dan di luar Aceh, dau ini di gunakan untuk bahan obat tradisional.

Jika di Kalimantan Barat, jelas Paino, daun biak di sebut dengan dengan daun Katum dan di daerah lainnya juga di sebut dengan Keruing Rawa.

“Saat ini puluhan kepala keluarga sudah mulai menggantungkan sumber pendapatan rumah tangga dengan mencari daun biak dan kita bisa dapat Rp200 ribu per hari,” pungkas Paino

Paino menambahkan, harga daun biak saat ini masih pasang surut di pasaran. Pada tahun 2013, daun biak yang sudah diayak menacapi Rp15 ribu per kilogram, 2014 daun biak berhenti dibeli, kemudian 2017 sampai sekarang daun biak kembali dicari agen.

Sulaiman, 30, Warga Desa Ligan Kecamatan Sampoiniet, ke media ini menyampaikan, Daun biak tumbuh liar di dalam rawa-rawa di dalam hutan dan tidak sulit mencari daun tersebut.

"Daun biak memiliki pohon berkayu, tidak ada yang menanam khusus pohon biak, biasanya orang di kampung kerap mengunakan pohon biak ini untuk pagar rumah, dan bahan kontruksi, hanya baru baru ini daun kayu ini laku dijual dan kabarnya dikirim luar negeri seperti ke Amerika,” kata Sulaiman.

Sulaiman menambahkan, Melihat prospek harga daun biak memiliki nilai jual membuat sejumlah masyarakat mulai mencari daun tersebut.

"Setiap pohon hanya mampu menghasilkan daun sekitar 10 sampai 20 kilogram, tergantung pohon besar kecil biak,"tuturnya.

“Kita berharap daun biak dapat terus laku dijual, dengan harga yang sesuai,"harap Sulaiman.()

Bagikan:
KOMENTAR