KMBSA Menilai Pemilu 2019 Banyak Ditemukan Kejanggalan

Minggu, 21 April 2019 | 23.20 WIB

Bagikan:
Al Fuadi Ketua KMBSA Kabupaten Aceh Jaya

DAILYACEH.COM,Calang |Proses pemilu yang dilaksanakan secara serentak 17 April 2019 yang baru saja terlaksana dengan aman dan damai di seluruh pelosok nusantara.

Dalam Pemilu 2019 kali ini disebut juga dengan Pemilu Lima Kotak, hal itu merujuk pada jumlah kotak yang harus diisi  oleh pemilih dengan surat suara yang sesuai.

Kotak pertama untuk Presiden/Wakil Presiden; Kedua untuk Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah); Ketiga untuk anggota DPR-RI; Keempat untuk Anggota DPRA Provinsi; dan Kotak Kelima untuk anggota DPRK Kabupaten/kota.

Bisa dibayangkan kerepotan karena format baru pemilu, Permasalahan pun tak bisa dielakkan dalam proses persiapannya. Bahkan tanpa adanya format baru pun, masalah lama masih muncul, hal tersebut di sampaikan oleh Alfuadi Ketua LSM KBSA Aceh Jaya, minggu 21/4/2019.

Menurutnya berdasarkan data yang dikumpulkan oleh pihaknya, sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga anggota Polri yang bertugas untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu meninggal dunia.

Selain itu, minimnya insentif untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mana tidak sesuainya dengan masa kerja yang menghabiskan waktu yang sangat lama dengan honor yang mereka terima sangat minim, ungkapnya.

Atas hal demikian, disaat pelaksanaan Pemilu yang lalu banyak menimbulkan kekeliruan dalam pengimputan data. Selain itu  juga dikarenakan waktu pencoblosan plus lamanya waktu penghitungan suara yang bisa memakan waktu hingga pagi hari.

Dirinya juga mencontohkan di beberapa tempat pemugutan suara (TPS) yang ada di Kabupaten Aceh Jaya masih banyak ditemukan sampai hari ini yang belum selesai rekapitulasi kertas suara C1 sehingga banyak masyarakat yang mempertanyakan hasil dari pelaksanaan pemilu tersebut,cetusnya.[]
Bagikan:
KOMENTAR