DPRK Abdya Dukung Ulama Aceh Keluarkan Fatwa Haram Game PUBG

Senin, 24 Juni 2019 | 12.33 WIB

Bagikan:

DAILYACEH.COM,ABDYA |Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa haram terhadap game online PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya.

Fatwa haram terhadap game ini dikeluarkan setelah pembahasan dalam sidang paripurna ulama ke III dengan tema hukum dan dampak game PUPG dan sejenisnya menurut Figh Islam, informasi teknologi dan psikologi pada tanggal 17-19 Juni 2019 di gedung MPU Aceh.

Terkait fatwa haram terhadap game PUBG tersebut, beragam dukungan yang disuarakan oleh warga Aceh.
Yusran salah satu Anggota DPRK Abdya mengaku sepakat apa yang difatwakan oleh MPU Aceh.

"Saya menerima kesepakatan dan keputusan MPU Aceh terkait PUBG dan sejenisnya,” ujar Yusran, 24/6/2019.

Selain itu kata dia, hadirnya game PUBG juga dapat merenggangkan silaturrahmi antar sesama. Selain itu, game tersebut juga sudah mewabah ke anak-anak yang seharusnya masih fokus dalam dunia pendidikan.

"Tentu fatwa yang dikeluarkan oleh MPU Aceh sudah ada kajian-kajian yang mendalam, sehingga ulama kita bersepakat untuk mengharamkan game tersebut. Apalagi, game itu sudah mewabah ke anak-anak, tentu ini sangat mengkhawatirkan kita sebagai orang tua," ujarnya.

Yusran juga berharap agar para orang tua, dan elemen masyarakat untuk sama-sama saling mengawasi generasi muda dari pengaruh game yang besar mudharatnya tersebut, supaya generasi Kabupaten Aceh Barat Daya dapat kiranya menjadi generasi produktif untuk kedepannya,"pungkasnya.(M)
Bagikan:
KOMENTAR