Granat Nilai DPRK Abdya Tak Serius Tampung Aspirasi Rakyat

Sabtu, 29 Juni 2019 | 11.41 WIB

Bagikan:

DAILYACEH.COM,ABDYA |Aliansi Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Gerakan Abdya Sejahtera (Geranat) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Barat Daya (Abdya) untuk segera meminta maaf secara terbuka kewarga Abdya.

Hal itu, lantaran DPRK Abdya belum menyurati atau memanggil Bupati terkait batas waktu yang telah disepakati dengan pihak Geranat, soal belum mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan aliansi mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Geranat Dengan ketentuan menghadirkan orang nomor satu di Abdya terkait tuntutan-tuntutan aksi pada beberapa waktu lalu," kata Noval Abizal Selaku Koordinator Granat dalam rilisnya,"Jum'at 28 Juni 2019.

Selain itu, Noval juga  mengungkapkan kekecewaannya kepada DPRK Abdya yang tidak serius dalam menampung aspirasi Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Geranat, kami meminta DPRK untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan menghadirkan Bupati untuk mempertanyakan keseriusan dan komitmen Pemkab Abdya dalam merealisasikan tuntutan Geranat  yang telah ditandatangani oleh Wakil Bupati Abdya dalam aksi Refleksi menjelang dua tahun Kepemimpinan Bupati Akmal Ibrahim dan Wakil Bupati Muslizar MT (11/06/2019).

Karena dari 5 poin tuntutan, ada beberapa point yang belum menunjukkan progres sama sekali, seperti masalah kampus AKN dan persoalan HGU PT CA yang kami lihat belum ada langkah-langkah penyelesaian.

Noval menyatakan DPRK Abdya adalah wakil Rakyat sekaligus perpanjangan lidah dan tangan masyarakat Abdya, jadi jangan hanya bisa berjanji kepada rakyat, sudah seharusnya mereka bekerja sesuai dengan harapan rakyat Abdya.

Akan tetapi hari ini kami melihat DPRK Abdya belum menepati janji serta menjalankan tugas pokok dan fungsinya untuk memanggil Bupati Aceh Barat Daya. Padahal Ketua dan beberapa anggota DPRK yang menemui aliansi Geranat ketika beraudiensi(Jumat,14/06/2019).

Dijelaskan nya, pihak DPRK  telah berjanji dengan Geranat, paling lambat hari tanggal 28 Juni sudah menyurati Bupati, dan kenyataannya sampai hari ini belum ada kejelasan terkait progress pemanggilan Bupati Aceh barat Daya, beberapa kali kami sudah menghubungi Ketua DPRK Abdya via telpon dan WA tapi tidak ada respon sama sekali. Jadi kami beranggapan itu salah satu bukti wakil rakyat Abdya tidak mampu mewakili masyarakat Abdya." pungkasnya.(M)
Bagikan:
KOMENTAR