Anggota DPRK Abdya Usulkan Drone Untuk Mendeteksi Titik Api Kebakaran

Senin, 08 Juli 2019 | 12.20 WIB

Bagikan:
Yusran anggota DPRK Aceh Barat Daya
DAILYACEH.COM,ABDYA | Penggunaan wahana terbang nirawak (drone) dinilai mempercepat tugas Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Kabupaten Aceh Barat Daya dalam mengatasi bencana alam di wilayah setempat .

Hal itu diungkapkan,Anggota DPRK Abdya, Yusran, pemanfaatan drone sangat efektif dan efisien dalam pengkajian cepat penanggulangan bencana.

"Dengan menggunakan drone, kata dia,akan lebih mudah, baik dari indikator waktu kecepatan, biaya, tenaga, maupun daerah bencana yang tidak bisa tersentuh," ujar politisi Partai Nasdem,"Senin ( 8/7/2019) di Blangpidie.

Dijelaskan Yusran,kebakaran Yang menimpa wilayah Perkebunan Jalan 30 kecamatan Babahrot itu suatu kebakaran yang harus menjadi perhatian bersama,terutama  hati-hati dalam pembersihan kebun tidak memakai pembakaran yang tidak terkendali,apa lagi musim kemarau,Katanya.

Yusran juga berharap pada pemerintah melalui kantor BPBK Aceh Barat Daya,agar armada  mobil Pemadam di stamby cabang kan satu unit di Kecamatan  Babah Rot guna antispasi siaga cepat penanggulangan kebakaran yang sedang rentan terjadi di kecamatan Babah Rot,dengan kondisi cuaca kemarau berkepanjangan hal ini sangat tepat,"pintanya.

Secara terpisah,Kepala BPBK Abdya,Amiruddin melakukan klarifikasi terkait  data kebakaran lahan gambut dan sawit di Jalan 30 Kecamatan Babahrot yang sebelumnya disebutkan seluas 20 Hektare (Ha). Seharusnya lahan yang terbakar cuma sekitar 3 Ha .

"Kami semalam sudah duduk dan bermusyawarah bersama ternyata data yang menyebutkan 20 Ha lahan gambut terbakar keliru,"ucapnya.

Menurut Amiruddin, data yang sebenarnya setelah kami ukur sekitar 3 Ha lebih. " Kami meminta maaf atas kesalahan ini, inilah data yang sebenarnya," Pungkasnya.(M)
Bagikan:
KOMENTAR