Polres Abdya Ringkus Pelaku Curanmor Antar Kabupaten

Kamis, 25 Juli 2019 | 21.30 WIB

Bagikan:
Konferensi pers Polres Aceh Barat Daya,(25/7/2019)
DAILYACEH.COM,ABDYA |Seorang pelaku curanmor sepeda motor  antar kabupaten berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat Daya , pada tanggal 31 Mei 2019 lalu. Tersangka diketahui berinisial RY (30) warga Palak Hulu Kecamatan Susoh, RY ditangkap dilokasi pelabuhan penyebrangan Labuhan Haji Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori,SIK melalui Kabag Ops AKP AKP Haryono, di dampingi Kasat Reskrim Iptu Zulfitriadi SH, menjelaskan, pelaku ditangkap atas laporan pencurian, yang terjadi di rumah M Nazir, 49, warga Desa Rambong, Kecamatan Setia, Kabupaten Abdya, pada tanggal 31 Mei 2019 lalu, sesuai dengan laporan polisi nomor LP/06/V/ 2019/Aceh/Res Abdya/SPK Polsek tanggal 31 Mei 2019.

Dari rumah M Nazir, tersangka berhasil menggasak uang senilai Rp 5 juta, satu unit handphone, jam tangan, gelang emas arab dan aksesoris perhiasan lainnya.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku masuk ke rumah korban, dengan cara mencongkel jendela. Pada saat akan keluar dari rumah, aksi pelaku sempat diketahui pemilik rumah, beserta warga lainnya.

“Karena aksinya itu sudah diketahui, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan satu unit sepeda motor matic yang dikendarai pelaku di pekarangan rumah korban,” ungkap Haryono saat menggelar konferensi pers di mapolres, Kamis 25 Juli 2019.

Dijelaskan Haryono, Aksi pencurian itu, juga diperkuat dengan adanya penemuan celana dan sandal milik pelaku di rumah Sufriani, warga Desa Pinang, Kecamatan Susoh, pada tanggal 31 Mei 2019 lalu. Di mana korban telah melaporkan kehilangan satu unit sepedamotor, serta uang tunai sebesar Rp 1,2 juta kepada polisi, sesuai dengan laporan polisi nomor LP-B/30/VI/RES.1.8/2019/SPK tanggal 1 Juni 2019.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku telah mengakui mencuri sepedamotor milik Sufriani. Motor itu sudah dijual kepada orang yang tidak dikenalnya, dalam kawasan Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian kendaraan. Bukan saja di Abdya, bahkan hingga wilayah Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Selatan.

“Pelaku sudah berkali-kali melakukan pencurian, yakni sejak tahun 2017, 2018 hingga 2019. Rata-rata yang dicuri sepeda motor,” tuturnya.

Sejauh ini, pihaknya masih terus mendalami kasus pencurian yang dilakukan pelaku. Bahkan, polisi masih menunggu keterangan kepada siapa saja motor curian itu yang sudah  dijual.

 “Kasus ini sedang kita dalami, apakah pemain tunggal atau ada kelompoknya lain lagi. Termasuk siapa saja yang menjadi penadah barang curian tersebut. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) huruf ke 3e dan ke 5e KUHP, dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” demikian pungkasnya.(M)
Bagikan:
KOMENTAR