Tak Terima Suami Ditahan, Ratusan Ibu Datangi Polres Abdya

Jumat, 23 Agustus 2019 | 09.29 WIB

Bagikan:

DAILYACEH.COM,ABDYA | Ratusan Warga Gampong Adan, Kecamatan Tangan - Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis  (22/8) siang sekira pukul 12.00 WIB mendatangi Polres Abdya. Mereka mendesak agar ketiga warga yang ditahan Polres segera dibebaskan.

Ketiga warga yang ditahan itu, Rahmadi (33), Marzuki (35) dan Agusman (27), ketiganya yang merupakan warga Gampong Adan.

Kedatangan mereka ke Mapolres Abdya guna memohon kepada pihak Polres Abdya, agar tiga orang warga mereka yang ditahan oleh Polres Abdya karena kedapatan membawa kayu Ilegal Logging sebanyak empat batang jenis Seumantok ukuran 7x14x18 meter di Kecamatan Susoh, Rabu 21 Agustus 2019 segera dibebaskan.

Salah seorang ibu saat dimintai keterangan oleh DailyAceh.com disela-sela halaman  kantor Polres Abdya mengungkapkan, kedatangan ibu-ibu agar suami dari tiga orang istri ini segera dibebaskan oleh pihak polres Abdya.

"Kami memohon kepada Kapolres Abdya agar membebaskan saudara kami, apalagi anak-anaknya yang masih kecil-kecil," ungkapnya sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Sementara itu, istri dari Agusman mengaku suaminya ditahan oleh anggota polisi Polres Abdya pada Rabu 21 Agustus 2019 subuh, karena membawa kayu Ilegal Logging di Kecamatan Susoh untuk keperluan pembuatan Boat.

"Suami saya padahal hanya tukang upah bawa becak saja. Dan saya sangat memohon kepada bapak Polres Abdya supaya suami saya bisa dilepaskan," pinta ibu dua anak laki-laki yang masih kecil itu.(M)
Bagikan:
KOMENTAR