25 Anggota DPRK Terpilih Abdya Bakal Dites Urine

Rabu, 04 September 2019 | 10.51 WIB

Bagikan:

DAILYACEH.COM,ABDYA |Kapolres Aceh Barat Daya , AKBP Moh Basori SIK kabarnya telah melayangkan surat permintaan pengecekan urine bagi 25 anggota DPRK terpilih kepada sekretaritan DPRK Abdya setempat.

Dalm surat tersebut, Kapolres meminta agar  anggota DPRK Abdya terpilih periode 2019-2024, dilakukan pengetesan urine pada, Rabu (4/9/2019) pukul 9.00 WIB di gedung DPRK Abdya.

"Iya benar, saya yang minta untuk tes urine terhadap  25 anggota DPRK terpilih periode 2019-2024," ungkap Kapolres saat dimintai keterangan  lewat hendphone seluler, Rabu  (4/9/2019).

Kapolres mengatakan, kegunaan tes urine tersebut dilakukan pihaknya untuk memastikan ke 25 anggota dewan terpilih tersebut yang dilantik pada tanggal 9 September 2019 bebas dari narkoba.

"Kita ingin memastikan wakil rakyat bersih dari narkoba, apalagi itu lembaga terhormat, tentunya orang-orang yang duduk disitu tidak terkontaminasi dengan narkoba, sehingga mereka benar-benar bekerja untuk rakyat,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, jika dari hasil tes urine yang dilakukan ada kedapatan anggota DPRK terpilih positif narkoba, maka itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak kepolisian untuk terus melakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan.

“Masyarat perlu tau bagaimana wakilnya yang duduk di DPRK. Jika nanti ada kedapatan yang positif urinenya, maka itu akan kita pantau terus, dan yang bersangkutan juga harus kita rehabilitasi terlebih dahulu,” jelas Kapolres.

Secara terpisah, Sekwan Abdya, Salman,  membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat permintaan pengetesan urine untuk 25 anggota dewan terpilih.

“Benar, kita sudah menerima surat permintaan itu dari Polres. Dan Insya Allah semua anggota dewan terpilih bersedia dilakukan pengetesan urine mereka,” ujar Salman.

Ia menyebutkan, untuk pengetesan urine besok, dari 25 anggota dewan dua diantaranya meminta agar dilakukan penundaan, sebab sedang berada diluar daera,"pungkasnya.()
Bagikan:
KOMENTAR